Sabtu, 13 Juni 2015

Analisis SWOT Percintaan

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia selalu berjalan mengikuti waktu. Ada sebagian orang mengikuti waktu dengan cita-cita dan kerja keras dan ada pula manusia mengikuti waktu tanpak cita-cita. Segala sesuatu dan kondisi dapat dibaca secara ilmiah dan rasional. Untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak pernah terpuaskan, maka butuh strategi kehidupan. Termasuk dalam urusan percintaan. Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam bidang ilmu ekonomi dijatakan bahwa kepuasan seseorang dapat diukur dengan menggunakan grafik keseimbangan. Namun... kali ini saya tidak membahas mengenai ilmu ekonomi dalam kehidupan, tetapi saya akan sedikit mengulas masalah "strategi" yang lebih spesifikasinya lagi strategi percintaan. Dalam dunia bisnis strategi sangat diperlukan. Karena dengan menggunakan strategi yang pas maka akan menghasilkan produksi maksimal sehingga kepuasaan akan terpenuhi. Untuk menghasilkan kepuasan tersebut maka diperlukannya suatu analisis. Salah satu strategi yang sering digunakan dalam dunia bisnis yaitu analisis swot. Analisis ini digunakan untuk melihat kekuatan dan kelemahan saingan serta mampu memprediksi pluang dan ancaman yang akan menimpah bisnis yang sedang digarap.

Analisis swot sebenarnya tidak hanya digunakan dlm dunia bisnis, namun jika dikaji lebih dalam secara rasional, dalam hubungan percintaan juga bisa diterapkan. Yaitu dengan cara melihat kekurangan dan kelebihan yang ada pada pasangan masing-masing. Mengapa demikian? Dengan menganalisis pasangan, kita mampu membaca pluang dan ancaman yang akan kita hadapi. Jika pasangan kita mempunyai kelebihan yang unggul dibandingkan kekurangannya, bisa dipastikan pluang hidup nyaman akan tercipta. Namun jika selama menjalin hubungan dengan pasangan terlihat jelas kekurangan yang lebih menonjol, bisa dipastikan pluang hidup nyaman susah berkembang, bahkan keseriusan bisa menjadi ancaman serius bagi diri kita. Maka dari itu perkataan nenek moyang ada benarnya. Karena untuk memilih pasangan hidup harus melihat bibit, bobotnya. Dalam menghitung analisis swot dgunakan bobot-bobot. Semakin tinggi bobot yang dihasilkan maka semakin tinggi kesuksesan yang diraih. Begitu halnya dalam memilih pasangan hidup melalui analisis swot percintaan.

Dalam blog ini... saya tidak mengajari mengenai bisnis percintaan, namun strategi bisnis bisa kita gunakan juga untuk memilih pasangan hidup. Namun jika anda tidak yakin dengan metode seperti ini juga tidak apa-apa, tulisan ini hanya mengulas sedikit mengenaiilmu strategi bisnis yang dikaitkan dengan percintaan. Masih banyak strategi-strategi lain untuk mendapatkan pasangan hidup yang bahagia. Misalnya dengan strategi "trush" atau kepercayaan dan masih banyak strategi-strategi lainnya.

Jumat, 05 Juni 2015

Aku Bukan Sebuah Gulma

Ditengah kesibukanku, aku mencoba untuk tetap bersyukur. kadang perasaan itu datang tiba-tiba, entah mengapa bayangan seseorang selalu terbawa dalam setiap langkahku. Aku bahkan tidak mengerti dengan diri dan perasaanku. Aku selalu mengadu kepada sang maha pencipta rasa bahwa aku tak kuat menguji hatiku lagi dengan perasaan yang akan membuatku rapuh. sungguh ini perasaan yang luarbiasa menganggu kesibukanku. Kita bertemu tanpak sengaja, tingginya gunung jaran susang dan hamparan luas pepohonan serta tiupan angin sepoi sepoi menjadi saksi bisu pertemuan kita. entah mengapa kau terlihat sangat mengagumkan saat itu, diammu membawa pesona alami yang membuatku terpikat. spontan aku menegurmu dengan suasana yang biasa saja tanpa dosa. bahkan aku terkejut saat melihatmu rupa seorang pria gagah yang pernah tersirat punah menghampiri sela-sela kekosongan hatiku. tetapi aku salah... itu bukan dia, tetapi orang lain. entah mengapa aku terdiam sejenak memastikan bahwa pria itu bukanlah dia. aku segera mengalihkan pandanganku dan berbicara padanya basa-basi. kala itu perpulangan dari pendakian gunung jaran susang, aku memang turun jauh lebih lambat dibandingkannya yang sudah terbiasa mendaki. pandanganku saat itu fokus kepada getaran kakinya yang sedikit bergetar dan perlahan-lahan seakan dia ingin terjatuh saja. aku menyapanya dengan pelan, bukan karena inginku mendekatinya... tetapi, hanya sebuah percakapan biasa layaknya teman lainnya. hingga akhirnya aku mengajaknya istirahat sambil menunggu yang lainnya yang masih jauh tertinggal. ketika itu kita mulai terlihat akrab namun tidak banyak berbincang. cuek... dan sok cool, ya... dia memang bawaannya seperti itu. 

seiring berjalannya waktu kisah kami bermula dari pendakian gunung jaran susang. sapan dan rayuan elalui media sosial sudah menjadi hal biasa. kamipun tak mengira bahwa lokasi kerjaku dengan usahanya berada dikecamatan yang sama. sepertinya Allah sudah mengatur perjalanan kami dengan teliti. kedekatan mulai terlihat. bahkan rayuan dan kegombalan mengalir mesra membuatku merasa indah dalam setiap hariku. kau membawa warna, entah dulunya mungkin hanya ada warna putih dan hitam, dan hadirmu mengubah dua warna itu menjadi pelangi cantik yang berbinar disetiap anganku.